DIY

#WeekendProject : DIY Ketapel Merah Putih

#WeekendProject hari ini kami membuat ketapel bersama Rinjani. Ceritanya dalam rangka merayakan ulang tahun Indonesia, kami pengen memperkenalkan pada Rinjani permainan tradisional anak-anak yang sekarang udah mulai ditinggalkan ini. Ketapel dipilih karena ngeliat pohon mangga yang ditanam Oma di halaman depan rumah udah tumbuh lumayan besar. Jadi waktu melihat dahannya yang udah kokoh itu, saya spontan  kepikiran sama ketapel, karena itu merupakan salah satu permainan favorit saya waktu kecil dulu.

Cara membuatnya gampang. Pertama, pilih dahan pohon yang kira-kira cocok untuk dijadiin ketapel. Cocok dalam artian, yang bentuknya sesempurna mungkin membentuk huruf Y, dan masing-masing dahannya sama besar dan kuat/kokoh. Potong dahannya, lalu bersihkan. Kalo mau gampang, disikat pake spons cuci piring aja, lengkap dengan sabun cuci piringnya. Kemudian keringkan.

Setelah kering, kayu tadi bisa langsung dicat. Karena temanya kemerdekaan Indonesia, saya dan Rinjani mewarnainya dengan warna merah putih. Catnya kami menggunakan cat akrilik. Sebenernya kalo mau dibikin warna-warni atau pattern gitu juga keren. Kalo mau dibikin ilustrasi atau pattern yang agak rumit, bisa dikasih base color putih (atau warna lainnya) dulu semua permukaannya, kemudian digambar menggunakan marker atau drawing pen. Finishing-nya, bisa disemprot clear atau coating gitu biar tahan lama.

Setelah dicat atau dilukis, keringkan, kemudian pasang karetnya. Jangan lupa ditambahkan bahan untuk pegangan pelurunya. Di sini saya dan Rinjani menggunakan bahan kulit sisa yang juga dicat merah. Kalo ngga punya bahan kulit, bisa juga pake karet lembaran, atau kanvas.

Untuk pelurunya, aslinya saya waktu kecil dulu kan menggunakan batu kecil. Tapi demi kemaslahatan umat, saya buatkan peluru dari bahan tisu yang dibasahkan lalu dibentuk bulat. Jadi aman buat Rinjani. Dan aman juga buat benda-benda atau orang-orang disekitarnya :))

Setelah karet terpasang dan pelurunya dibuat, ketapel siap dimainkan. Lebih seru kalo dibuat gambar ‘target’ berbentuk orang, atau binatang, atau apapun di kertas yang agak besar, trus ditempel di tembok. Trus nanti mainnya bergantian dengan menembak target tersebut.

Untuk lebih jelasnya tentang proses pembuatannya, silakan lihat foto-foto di bawah ini.

Selamat ulang tahun, Indonesia. Terima kasih atas warisan permainannya yang seru-seru!

ketapel-1-2

ketapel-2-2

ketapel-3-2

ketapel-4

ketapel-5

ketapel-6

ketapel-7

ketapel-8

ketapel-9

ketapel-10

ketapel-11

ketapel-12

ketapel-13

ketapel-14

ketapel-3

ketapel-2

ketapel-15

ketapel-1

The girls called him Popo. Popo spent several years working as a graphic/new media designer in several companies in several cities before he got bored and decided to move back to Bandung and started his own streetwear label with his friends. Now, when he’s not busy massaging Nyanya’s back or making play doh with Rinjani, Popo can be found at WADEZIG! HQ making cool apparel.

Leave a Reply to jun Cancel reply

Comments (2)

%d bloggers like this: