News & Updates

Please Welcome, TheBabybirds.net

Oke, buat yang suka sebel dan atau protes sama url website kita yang paaanjaaang dan lamaaaaaa, here’s a good news for you, kita mau ganti url jadi thebabybirds.net. Happy now? Ahahah.

Kenapa saya bilang ‘mau ganti’? Bukannya udah? Ehm, iya sih thebabybirds.net udah resmi bisa diakses. In fact, kita udah beli domain ini udah agak lama, dari beberapa waktu yang lalu. Tapi karena project frontpagenya sangat ambisius dan memakan waktu lama, jadi baru bisa dipublikasiin skarang. Tapiiii, walopun udah bisa diakses, ini sebenernya masih mirroring dari url yang lama. Jadi websitenya sendiri masih ada di domain yang lama, belom sepenuhnya pindah. Sejujurnya saya masih sayang ‘membuang’ domain nan panjang itu, secara ada nilai historisnya, ahiw!

Jadi, for now, both domains are accessible. Boleh pilih mau pake yang mana (siapa juga yang hapal domain panjang itu?). Akan segera migrasi sepenuhnya, tapi dicicil aja deh ngerjainnya.

Oh, selain frontpage baru, kita juga mau ngenalin section baru dari The Babybirds, yaitu Foodie section. Engga baru juga sih, udah agak lama. Tapi belom pernah bener-bener diperkenalkan secara resmi.

Foodie section ini ceritanya adalah blog tempat kita posting foto-foto hasil belajar food photography. Nyanya sih, lebih tepatnya. Saya pernah nanya, “kenapa Munya Was In The Kitchen? Kok ‘was’?” Kata Nyanya, “karena di dapurnya cuman sebentar aja, fokusnya lebih ke fotografinya.” Masuk akal. Jadi kalo mau liat-liat foto makanan hasil jepretan Nyanya (dan kadang-kadang saya), silakan ke sana.

Section lama, Projects, masih seperti biasa tetep jadi storage buat random projects kita. Sejujurnya kita pengen bikin jadi semacam design studio gitu sih, tapi kok serius banget ya kesannya. Jadi biarin bgitu aja, fun, creative, random, and available for any creative projects. Sounds even more fun, eh? :D

 

The girls called him Popo. Popo spent several years working as a graphic/new media designer in several companies in several cities before he got bored and decided to move back to Bandung and started his own streetwear label with his friends. Now, when he’s not busy massaging Nyanya’s back or making play doh with Rinjani, Popo can be found at WADEZIG! HQ making cool apparel.

Leave a Comment

Comments (4)

%d bloggers like this: