Knotting Lasts Forever

Macrame Workshop at Brood-en-Boter

Begitu tau kita diminta bikin workshop di Brood en Broder, tentunya saya langsung super excited, soalnya selain sebagai tempat hangout baru yang super kece di ibukota, Brood en Broder ini ada kids playroomnya segala gitu. Hiyeeeaay!

Brood-en-Boter ini enak juga ternyata buat tempat janjian. Kaya kemaren itu, kita janjian ketemu ama Intan & Aria, tepat sebelum workshopnya mulai. Sorenya pas beres workshop, kita ketemu Ismet, Mandy dan juga Safran yang lagi asik baca buku. Senang ditemenin ngobrol sama mereka yang emang pada tukang ngobrol ini.

Oiya, setelah selama ini selalu bikin wall hanging macrame, workshop kemaren itu kita bikin plant hanger. Peserta yang ikut workshop otomatis dapet pot beserta taneman dari @livingwithlof dan juga minuman dan makanan dari Brood-en-Boter.

Ngomong-ngomong soal workshopnya, yang pasti workshop kemarin di sana seru abis! Pesertanya pada pinter-pinter dan menyenangkan. Pinter-pinter karna pada cepet ngerti, menyenangkan karna mereka keliatan pada ga stres ngerjainnya. Ahahahaha. Sampe ada yang sambil ngobrol, snapgram.. malah ada yang ngajarin teman di sebelahnya. Berarti ga stress kan? Hihihi, senang.

Selama kita workshop, Rinjani ditemenin ama peri-perinya Kitty. Jadi kids playroom yang saya pikir bakal jadi fitur andalan yang berguna buat menghibur Rinjani selama kita di sana ternyata sia-sia. Anaknya lebih suka ngumpul ama peri-peri Kitty, dari nonton youtube bareng sampe ngajarin peri-peri Kitty main Double This That. Eeeerrr itu tuh permainan jenis tepukan tangan gitu deh yang baru diajarin di sekolahnya. Terima kasih peri-peri Kitty yang mau-mauan dikerjain Rinjani. Dan tentunya terima kasih juga buat peserta aka teman-teman baru yang udah mau menghabiskan waktunya bersama belajar macrame. Sampai ketemu di workshop berikutnya ya?

Nyanya was a Visual Merchandiser in a company in Jakarta, before she decided to quit and move to Bandung to live with the husband. After several years enjoying her freelancing times at home, She worked full time again as a visual merchandiser in Bandung. Currently, she joins forces with some friends to run an architecture based creative studio called DFORM.

Leave a Comment

%d bloggers like this: