Home & Decor

Lovely Birdie’s Nest

Beberapa waktu yang lalu rumah kita kedatangan tamu-tamu penting dari LivingLoving yang mau main suting-sutingan di rumah yang sebenernya waktu itu belom beres 100% (sampe sekarang juga belum sih).

Iya, jadi sebenernya renovasi rumah kita itu belom semuanya beres. Ada beberapa detil yang masih pending, terutama area depan, carport, pagar, dan kanopi. Tapi berhubung ibu Nike sudah bersabda, jadi ya kita manut aja.

Tapi emang iya sih, tanpa bermaksud sombong atau belagu, saya sama nyanya emang agak pemilih dalam banyak hal, terutama soal permintaan liputan atau sejenisnya. Dan begitu ditawarin liputan buat rubrik (((RUBRIK))) #LovelyNest, kita bersedia bukan karena temen, tapi karena emang udah tau banget visi & misinya Nike dan tim LL dari awal, jadi udah klik.

LovelyNest itu ceritanya pengen nampilin rumah-rumah yang ga sekedar bagus atau keren secara estetika, tapi lebih ke rumah yang punya ‘nyawa’. Dengan kata lain, rumah yang bukan sekedar tempat tinggal, tapi lebih dalem lagi, punya aura yang bersinergi sama pemiliknya. Jadi ngga yang asal bagus atau interiornya mewah dan bermerk aja.

Jadi kalo kita terpilih untuk diliput, ya jelas merasa tersandung dong, ternyata rumah kita dianggap ‘sesuatu’ sama anak-anak LivingLoving! Entah bagian mananya yang sesuatu, pokoknya seneng aja dulu.

Ngga cuman mengutus fotografer dan videografer, tapi Nike juga dateng bareng Kirana. Selain itu juga ada April yang jadi seksi sibuk. Ditambah sama Akit dan Tian sebagai videografer, suasana rumah jadi meriah. Kebayang kan, rumah cuman seuprit, ada yang mondar-mandir syuting, sementara Rinjani sama Kira sibuk main.

Videonya udah tayang di Youtube channel-nya LivingLoving (udah lama banget sih), dan artikelnya juga udah bisa dibaca di blognya. Videonya keren banget, thanks to Akit dan Tian yang jago ngesyut dan ngeditnya, bagian-bagian yang kita grogi diinterview ga ditampilin hahaha. Trus yang paling penting, rumah kita jadi terlihat keren. Saking terlalu kerennya, jadi banyak orang-orang yang komen, dan komennya lucu-lucu :)))

Atas nama dokumentasi, videonya juga kita simpen di sini. Makasih LivingLoving team, berkat kalian kita jadi punya dokumentasi video rumah yang bagus ahahah.

The girls called him Popo. Popo spent several years working as a graphic/new media designer in several companies in several cities before he got bored and decided to move back to Bandung and started his own streetwear label with his friends. Now, when he’s not busy massaging Nyanya’s back or making play doh with Rinjani, Popo can be found at WADEZIG! HQ making cool apparel.

Leave a Comment

%d bloggers like this: