Events & Celebrations

Knitting Workshop with The Mogus at Bazart 2Madison

Knitting Workshop at Bazart

Jumat, 3 Februari kemaren The Babybirds diundang sama LivingLoving untuk ikut workshop knitting & crochet-nya Mulyana The Mogus. Waktu itu saya dikasih tau Nyanya soal undangan ini. Tadinya ga ngeh sih, The Mogus yang manaaa. Tapi begitu dikasih tau kalo itu tuh seniman yang waktu itu Nyanya liat di ArtJog, yang karyanya bikin-bikin terumbu pake rajutan, saya langsung semangat dong. Wohoo, kesempatan langka nih!

Jadi ternyata workshop ini adalah bagian dari Bazart, acara tahunan yang diselenggarain sama 2Madison Gallery Kemang. Selain kita berdua, juga ada temen-temen blogger, seniman, crafter, dan nama-nama besar lainnya yang ikut diundang. Antara seneng dan jiper juga, karena sebagian besar yang ikut itu temen-temen sendiri, tapi sebagian lainnya adalah ‘artis-artis tenar’ gitu ahahah.

Tapi seru sih. Soalnya semuanya satu frekuensi, jadi langsung berasa nyaman gitu. Apalagi sebagian besar udah saling kenal dari lama, jadi udah semacam reunian aja jadinya.

Acara workshop dimulai dengan bincang-bincang sama sang seniman Mang Moel, ibu Maggie pemilik 2Madison, dan duo maut Nike & Mamir dari LivingLoving. Abis itu, Mang Moel langsung beraksi menurunkan salah satu ilmu merajutnya ke kita-kita semua. Nama teknik yang diajarin adalah Yubiami. Ini adalah teknik merajut dengan menggunakan jari-jari tangan. Jadi menurut Mang Moel, ini adalah teknik merajut yang paling mendasar. Jadi sebelom belajar pake alat macem-macem, mendingan belajar yang pake jari sendiri dulu. Masuk akal sih.

Walaupun namanya teknik dasar, tetep aja kusut. Ceritanya kita akan bikin kupluk. Itu ya, dari yang semangat, sampe jari-jari kram dan keiket benang, sampe akhirnya menyerah. Ahahah, kayanya lebih gampang macrame kemana-mana deh :))

Selesai workshop, semua peserta dijamu dengan hidangan wine & cheese di lantai bawah. Jadi 2Madison ini terdiri dari 3 lantai. Lantai dasar itu eatery tempat makan-makan dan nongkrong-nongkrong. Lantai 2 itu galeri yang isinya karya-karya asli seniman Indonesia mulai dari Eko Nugroho sampai Diela Maharanie. Dari Darbotz sampai Addy Debil. Sedangkan lantai 3 tempat kita workshop tadi.

Pokoknya sesiangan sampe sore itu komplit banget. Mulai dari ketemu seniman keren, menambah ilmu baru dari sang seniman langsung, ketemu temen-temen sefrekuensi, disuguhin karya-karya seni di tempat yang nyeni banget, sampe akhirnya kekenyangan makan cemilan yang enak banget. Lebay yah? Engga sih, emang kekenyangan aslik. Kenyang perut dan kenyang hati, asekk.

Sebenernya tanpa ngeliat apa dan siapa yang ngadain acara, kalo yang ngundang itu LivingLoving, pasti seru sih pastinya. Ditunggu acara-acara seru lainnya ya gaes?

Beberapa foto bisa dilihat di bawah ini. Foto-foto selengkapnya bisa dilihat di sini.

Knitting Workshop at Bazart

Knitting Workshop at Bazart

Knitting Workshop at Bazart

Knitting Workshop at Bazart

Knitting Workshop at Bazart

Knitting Workshop at Bazart

Knitting Workshop at Bazart

Knitting Workshop at Bazart

Knitting Workshop at Bazart

Knitting Workshop at Bazart

Knitting Workshop at Bazart

Knitting Workshop at Bazart

Knitting Workshop at Bazart

The girls called him Popo. Popo spent several years working as a graphic/new media designer in several companies in several cities before he got bored and decided to move back to Bandung and started his own streetwear label with his friends. Now, when he’s not busy massaging Nyanya’s back or making play doh with Rinjani, Popo can be found at WADEZIG! HQ making cool apparel.

Leave a Comment