Illustration & Design

#hngday : Teh Buat Sahabat

“Kamu jadi mau bikinin undangan ndak?”
“Pengen tapi takut. Itu levelnya papah Glen, bukan level anak distro.”

Itu awalnya. Dan itu adalah jawaban sejujur-jujurnya dari saya. Di satu sisi pengen banget mendapat kehormatan mendesain undangan buat seorang Ruby. Tapi di sisi lain, semua orang yang kenal dan tau siapa itu Ruby Sudoyo pasti setuju sama saya bahwa pekerjaan itu bukan level saya.

Trus kita lanjut ngobrol. Dan 15 menit kemudian saya dan Ruby udah sepakat sama satu konsep : undangan berupa kemasan teh retro bermerk Teh Tjap Mamah & Mamang.

Lah kok malah gampang dan cepat? Iya. Mungkin karena itu adalah memori yang paling melekat di kepala saya tentang mereka berdua ini. Berkumpul bersama di ruang tengah sambil bercengkerama dan menyeruput secangkir teh. Hal yang selalu kita lakukan bersama-sama. Hangat, dan intim. Kehangatan inilah yang pengen saya bagi kepada semua saudara, kerabat, dan sahabat  melalui bungkusan teh eksklusif dengan merk Teh Tjap Mamah & Mamang ini.

Anyway, seharusnya saya menulis sesuatu yang berbunga-bunga buat mamang dan mamah di sini hari ini, tapi sejak kmaren kami semua yang berkumpul di Iyem B&B, saya, Nyanya, Booi, dan Budi, terlalu banyak ketawa dan bersenang-senang. Jadi saya ngga bisa fokus sama apa yang pengen saya tulis. Saya inget salah satu obrolan kami tadi malam. Kata Budi, “sebenernya besok kita ngga dateng juga ga apa-apa. Tugas kita udah selesai hahahah.”

So yeah, mission accomplished. You guys know today we’re the happiest friends.

tehng-2

tehng

tehng-12

tehng-11

tehng-10

tehng-9

tehng-8

tehng-7

tehng-6

tehng-5

tehng-4

tehng-3

tehng-13

tehng-14

tehng-15

tehng-16

tehng-17

tehng-18

The girls called him Popo. Popo spent several years working as a graphic/new media designer in several companies in several cities before he got bored and decided to move back to Bandung and started his own streetwear label with his friends. Now, when he’s not busy massaging Nyanya’s back or making play doh with Rinjani, Popo can be found at WADEZIG! HQ making cool apparel.

Leave a Comment

Comments (8)

  1. Terimakasih. Semua orang membicarakan undangan ini mulai dari bilang unik, lucu cantik, belum pernah ada, sampai gile, dan gendeng. Pokonya top. Dan semua pertanyaan yang diajukan penerim undangan sudah terjawab. Salam, hera, ibunya ruby

    1. wah satu kehormatan blog kami dikunjungi tante hera dan om aru. terima kasih kembali, tante. seperti yang saya tulis di atas, sebenernya justru saya yang seneng karena dikasih kesempatan untuk ambil bagian dalam acara yang sangat sakral buat keluarga ruby dan themma ini. jadi kalo ternyata hasil karya kami diapresiasi dengan positif, terutama oleh tante dan om, saya akan sangat bahagia sekali :)

  2. Salah satu highlights acara ini. Dengan cangkir kalengnya, melengkapi keindahan komunikasi Ruby dan Tema dengan para undangan …. terima kasih yaaaaa

    Aru, bapaknya Ruby

    1. om aru, seneng banget dan ngga nyangka om dan tante mengunjungi blog kami. makin seneng lagi karena karya kami disukai. terima kasih kembali, om. senang menjadi bagian acara resepsi yang keren dan sakral itu.
      salam hormat dari kami bertiga :)

  3. Wahhh ini to mahluk2 kreatif di balik konsep luar biasa itu? Seneng liat foto2 dan baca penjelasan di sini. Gembira sekali tante waktu membantu tante Hera mengirimkan undangan unik kalian. Juga, saat melihat cangkir kaleng berisi teh Mamah Mamang. Secara keseluruhan, kelihatan Ing berhasil mengenal Ruby lahir batin.

    Saya Henny Supolo, tantenya Ruby yang ikutan bangga

    1. wahh blog kita dikunjungi tante Henny juga! *sapu-sapuin debu di blog*
      mungkin karena selera dan minat kami sama, tante. jadi ngobrolnya nyambung. seneng banget kalo ternyata keluarga Ruby suka sama konsep sederhana itu. makasih tante :)